Karya Tulis Ilmiah



PENAMBAHAN KACANG KEDELAI (Glycine max (L) Merril) DAN BAYAM HIJAU (Amaranthus spp.) PADA PEMBUATAN BROWNIES KUKUS UNTUK IBU HAMIL ANEMIA TERHADAP MUTU GIZI DAN MUTU ORGANOLEPTIK

Prodi : Polkesma Gizi
Pengarang : FADILA NUR OKFITASARI
Dosen Pembimbing : I Komang Suwita, SST., MP
Klasifikasi/Subjek : ,
Penerbitan : , Malang: 2015.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-25-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAKSI Fadila Nur Okfitasari (2015). Penambahan Kacang Kedelai (Glycine max (L) Merril) Dan Bayam Hijau (Amaranthus spp.) Pada Pembuatan Brownies Kukus Untuk Ibu Hamil Anemia Terhadap Mutu Gizi Dan Mutu Organoleptik. Program Studi D-III Gizi Malang. Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : I Komang Suwita, SST., MP Abstraksi : Ibu hamil merupakan salah satu kelompok rentan terkena anemia. Salah satu upaya penanggulangan anemia adalah dengan melakukan pengembangan produk berupa brownies kukus dengan penambahan kacang kedelai dan bayam hijau. Kacang kedelai mengandung kadar zat besi yang cukup tinggi dan bayam hijau memberikan tambahan zat besi sehingga dapat membantu pencegahan anemia. Brownies kukus menjadi pilihan alternatif karena mudahnya pengolahan brownies kukus yang telah dikenal masyarakat. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh penambahan kacang kedelai dan bayam hijau terhadap mutu gizi dan mutu organoleptik pada brownies kukus untuk anemia. Jenis penelitian true eksperimental dengan menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan penambahan kacang kedelai dan bayam hijau yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu proporsi tepung terigu : kacang kedelai : bayam hijau P0 (50:0:0), P1 (50:75:75), P2 (50:70:80), P3 (50:65:85). Hasil penelitian menunjukan bahwa taraf perlakuan dengan proporsi tepung terigu : kacang kedelai : bayam hijau yaitu sebesar 50:65:85 (P3) merupakan taraf perlakuan terbaik karena mengandung kadar zat besi tertinggi diantara taraf perlakuan yang lain. Brownies kukus penambahan kacang kedelai dan bayam hijau dapat digunakan sebagai makanan selingan untuk ibu hamil anemia juga dapat dikonsumsi anak-anak hingga lansia untuk mencukupi zat besi. Panelis menyatakan tidak terlalu suka terhadap tekstur dan aroma brownies kukus taraf perlakuan P3 penambahan kacang kedelai dan bayam hijau (65 dan 85). Kata kunci : Anemia, Brownies Kukus, Kacang Kedelai dan Bayam Hijau, Kadar Zat Besi (Fe)



Lampiran